IMAN DI ERA SCROLL: PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MEMBENTUK KARAKTER GENERASI DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.70823/jsttpa.v6i2.58Kata Kunci:
Digital generation; Christian religious education; digital culture; character formation; spiritualityAbstrak
Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah mengubah pola hidup, cara berpikir, dan pembentukan karakter generasi muda. Media sosial, platform video singkat, dan pola komunikasi digital membentuk budaya “scroll” yang memengaruhi perhatian, spiritualitas, moralitas, dan relasi sosial generasi digital. Dalam konteks ini, Pendidikan Agama Kristen (PAK) menghadapi tantangan besar untuk membimbing peserta didik agar tetap memiliki nilai-nilai Kristiani di tengah banjir informasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter generasi digital di era budaya scroll. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur nasional dan internasional terkait budaya digital, pendidikan Kristen, spiritualitas, dan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis sebagai pembimbing moral, pendidik literasi digital, dan mentor spiritual bagi generasi muda. Pendidik Kristen dituntut tidak hanya mengajarkan doktrin, tetapi juga menjadi fasilitator pembentukan spiritualitas di ruang digital. Nilai-nilai karakter Kristen seperti penguasaan diri, kejujuran, tanggung jawab, kasih, dan hikmat menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan era digital. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual bahwa Pendidikan Agama Kristen harus hadir secara transformatif dan kontekstual dalam membentuk generasi digital yang beriman, kritis, dan beretika.

