Spiritualitas Sunyi di Tengah Kebisingan Digital: Pendidikan Agama Kristen dan Praktik Saat Teduh Generasi Z

Penulis

  • Brikson Hutapea Sekolah Tinggi Teologi Pokok Anggur Jakarta
  • Daniel Ruppa Samben Sekolah Tinggi Teologi Pokok Anggur Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.70823/jsttpa.v5i2.60

Kata Kunci:

Christian religious education, Spirituality, Generation Z, Digital culture, Daily devotion

Abstrak

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat membawa pengaruh besar terhadap kehidupan spiritual Generasi Z. Media sosial, konten singkat, dan interaksi digital tanpa henti menciptakan kebisingan digital yang sering mengganggu generasi muda dalam membangun refleksi rohani dan relasi pribadi dengan Tuhan. Dalam konteks ini, Pendidikan Agama Kristen (PAK) menghadapi tantangan untuk membimbing Generasi Z membangun spiritualitas yang mendalam melalui praktik saat teduh di tengah budaya digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen dalam membangun spiritualitas sunyi melalui praktik saat teduh Generasi Z di era digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui kajian berbagai buku, jurnal ilmiah, dan literatur terkait spiritualitas, budaya digital, Pendidikan Agama Kristen, dan karakteristik Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya digital cenderung melemahkan konsentrasi, refleksi rohani, dan keheningan batin generasi muda. Namun demikian, Pendidikan Agama Kristen dapat berperan secara transformatif melalui penguatan disiplin rohani seperti saat teduh, doa, meditasi Alkitab, puasa digital, dan pembelajaran reflektif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa spiritualitas digital perlu diarahkan bukan hanya pada aktivitas rohani daring, tetapi juga pada pemulihan keintiman pribadi dengan Tuhan. Oleh sebab itu, Pendidikan Agama Kristen dipanggil untuk mengembangkan strategi pembentukan spiritualitas yang kontekstual namun tetap berakar pada nilai-nilai Alkitabiah di tengah perkembangan teknologi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan spiritualitas Kristen Generasi Z di tengah disrupsi digital.

Diterbitkan

2024-06-12

Terbitan

Bagian

Artikel