APOLOGETIKA KRISTEN TERHADAP RELATIVISME PROTAGORAS (HOMO MENSURA) TENTANG KONSEP 'KEBENARAN'
DOI:
https://doi.org/10.70823/jsttpa.v1i2.8Keywords:
apologetika Kristen, relativime protagoras, konsep kebenaranAbstract
Konsep “Kebenaran” selalu menjadi perhatian bagi para pemikir di dunia ini. Beberapa konsep hadir untuk menjawab apa sebenarnya “kebenaran” tersebut. Berawal dari pemikiran dari Protagoras, dan beberapa pemikiran pasca Protagoras tentang konsep 'Kebenaran'. Kesimpulan (konklusinya), tidak ada Kebenaran mutlak, semua Kebenaran adalah relative semata. Pemikiran yang subyektif-relatif ini, jelas bertentangan dengan teisme Kristen, karena teisme Kristen percaya bahwa, sebuah 'Kebenaran ' itu mutlak. Apologetika Kristen adalah pembelaan argumen dari agama Kristen melawan serangan atau kritikan dari luar.7 Akan tetapi Apologetika Kristen ini bebeda dengan Apologetika-apologetika lainnya, karena Apologetika Kristen dibangun diatas dasar argumen yang kokoh yaitu Alkitab. Kebenaran kristiani, terjadi setelah Kebenaran-kebenaran Kristus di proses melalui mesin penilaian kemandirian manusia, maka ini berarti manusia tetap merupakan otoritas yang tertinggi. Menurut peneliti sekalipun Alkitab dapat dipercayai sebagai standar, karena Alkitab dapat di buktikkan secara ilmiah, sejarah, arkeologi, ilmu pengetahuan, akan tetapi itu bukanlah cara yang terbaik, untuk menerima Kebenaran Alkitab secara utuh.

