PENDETA DAN TUGASNYA DALAM PEMBINAAN ROHANI JEMAAT HARUS BERUMBER HANYA PADA AKITAB
DOI:
https://doi.org/10.70823/jsttpa.v1i1.4Keywords:
Pendeta, tuga pendeta, AlkitabAbstract
Kehidupan pendeta sangat mempengaruhi seluruh pengajaran yang disampaikannya kepada jemaat yang digembalakan. Seluruh hidup pendeta perlu mencerminkan pengajaran dalam pembinaan rohani jemaat yang digembalakan. Pengajaran yang disampaikan tanpa ditunjang kegidupan yang riel dalam peminaan hasilnya tidak akan memuaskan, tetapi bila pengajarannya merupakan pengalaman hidupnya dengan Tuhan itu akan mudah dipahami dan dihayati dan diterima oleh jemaat. Selanjutnya, pendeta dalam pengajarannya untuk pembinaan rohani perlu sumber yang alkitabiah sebagai sumber dasar satu-satunya dan tidak ada yang lain, hanya Alkitab itu saja sumber pengajaran dalam pembinaan rohani yang benar. Adapun sifat gembala yang perlu dimiliki adalah: (1) pendeta dalam tugasnya sangat perlu sikap rendah hati dalam melayani jemaat yang dipimpinnya, (2) pendeta harus bersikap sabar, (3) pendeta harus bersikap setia, karena kesetiaan adalah komitmen, (4) pendeta harus rela berkorban demi keselamatan orang lain, (5) pendeta harus bersikap jujur. Syarat menjadi pendeta tidak mudah. Dia harus mampu lahir kembali, artinya ia meninggalkan semua kehidupan masa lalu dan menerima hidup baru dari Allah. Dia juga harus mempunyai disiplin rohani dan disiplin dalam kehidupannya. Selain itu, ia juga harus mengasihi jemaatnya. Sedangkan, tugas pendeta adalah (1) memimpin jemaat dengan tanggung jawab, (2) merawat dan memperhatikan rohani jemaat, (3) memahami Alkitab dan melakukan Pelayanan Sakramen, (4) pendeta sebagai konselor dan pengajar jemaat.

